Feeds:
Pos
Komentar

Alhamdulillah akhirnya koreksian yang dah nangkring d mejaku dah kelar.. hihihihi… lumayan si… bqn mata sepet gt… huaaahhh…

o ya… ku mo cerita dikit… kemaren tu tepatnya hari sabtu tgl 6 Maret 2010 ku dapet panggilan buat tes psikologi  gitu… weh.. 2 hari sebelumnya dah dapet support yang luar biasa… yang tadinya down jadi semangat gt… pokoknya semangat 45 deh… hahahah.. optimis ..optimis.. dan optimis tu yang saat itu aku rasakan.

jam 3.47 aku segera bergegas buat mandi sambil nyuci hihiihih… biasa se… maklum bujang*… lha setelah itu langsung sholat subuh, setelah sholat kucoba buka-buka lagi seputar apa dan bagaimana SAIM itu… weh…pokoknya semangat lah… sampek ga sadar jam dinding  menunjukkan pukul 06.58 WIB weh… aku masih punya tanggungan nguras kamar mandi. fuuugh… perlahan tapi pasti akhirnya selesai juga.. yang bqn aku terjingkat saat liat jam … alamak.. dah jam 07.30 WIB, padahal jadwal tesnya jam 08.00 WIB… ayoooo buruan… segera cuci muka dan ganti baju terus berangkat, feeehh.. dperjalanan lumayan makan ati… lha jam segitukan waktunya orang berangkat kerja… macettttttttt… mana gerimis lagi… fuuugh… aku ga berani liat jam takuttt…

sampek d tempat tes suasana dah ujan gt tapi tetep optimisku bqn aku percaya diri… segera kucari ruang I, halah… ternyata aku telat.. semangatku tinggal 80%.

“permisi, maaf bu saya terlambat” hihihi.. dijawab santun se.. “silakan cari bangku kosong” hihiiii.. seremmm… (jadi inget hantu bangku kosong).

dengan penuh konsentrasi tak baca tu soal… haahhhh… tu soal bqn kepala puyeng…. maklum ga pernah ikut tes yang gituan, sekarang semangatku turun lagi jadi 60%.

sampek lembar ke 6 tak coba kerjakan tapi tambah puyeng.. hehhh… turun lagi tinggal 45%. sampek akhirnya petugas tes menyampaikan “bagi peserta yang sudah selesai dipersilahkan meninggalkan ruang tes”. wehhh… tambah down… lha aku belum selesai e…. puyeng… hah.. tinggal 20% deh…..

Alhamdulillah.. akhirnya selesai juga… dengan langkah berat ku tinggalkan ruang tes, tak ada lagi semangat, tak ada lagi kata optimis dalam benakku… aku bergegas pulang meski hujan masih menyirami bumi… sesampai di rumah aku segera berbaring dan waktu tak buka mata ternyata dah pukul 14.48 WIB.. hahh… ternyata aku ketiduran, Uaaaghhh… serasa rontok semua persendian ini, kepala juga jadi ikut mutel-mutel gt…  capekkkkkkkk… ga taulah semua tak serahkan pada Yang Maha Kuasa (Allah SWT) moga dapet yang terbaik… ni aku jadi puyeng lagi… udah lah… ga jadi ceritanya… /*v*\

Ni hari serasa rontok tulang-belulangku….gimana ga… jam 1-4 ngajar IPA di kelas 5 AR ma kelas 5AB… terus belum cukup istirahat dah pembinaan Olimpiade Kuark jam 5-6 level 1, jam 7-8 level 2, lha habis sholat dhuhur… dah masuk lagi pembinaan buat level 3… feeeehhh…  cape deh...

Pantai Watu Dodol

Lha ini namanya tari Gandrung…. keren bgt tariannya… tu

tak ambil waktu aku singgah sebentar buat  istirahat

mobalik ke Surabaya…

Kalo ini salah satu penari Gandrung… keren yah…

Subhanallah…

ni sunrice di Pantai BOOM Banyuwangi. lha…

yang sedang menikmati Maha Karya Sang Kholik itu sku….. keren yah…

Sistem Syaraf

Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadai dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak, sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung, gerak saluran pencernaan, dan sekresi keringat.

Gbr. Saraf tepi dan aktivitas-aktivitas yang dikendalikannya

1. Sistem Saraf Sadar

Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial), yaitu saraf-saraf yang keluar dari otak, dan saraf sumsum tulang belakang, yaitu saraf-saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang.

Saraf otak ada 12 pasang yang terdiri dari:

  1. Tiga pasang saraf sensori, yaitu saraf nomor 1, 2, dan 8
  2. lima pasang saraf motor, yaitu saraf nomor 3, 4, 6, 11, dan 12
  3. empat pasang saraf gabungan sensori dan motor, yaitu saraf nomor 5, 7, 9, dan 10.

Gambar 2
Otak dilihat dari bawah menunjukkan saraf kranial

Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala dan leher, kecuali nervus vagus yang melewati leher ke bawah sampai daerah toraks dan rongga perut. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara dan sekaligus merupakan saraf otak yang paling penting.

Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan. Berdasarkan asalnya, saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher, 12 pasang saraf punggung, 5 pasang saraf pinggang, 5 pasang saraf pinggul, dan satu pasang saraf ekor.

Beberapa urat saraf bersatu membentuk jaringan urat saraf yang disebut pleksus. Ada 3 buah pleksus yaitu sebagai berikut.

a. Pleksus cervicalis merupakan gabungan urat saraf leher yang mempengaruhi bagian leher, bahu, dan diafragma.
b.Pleksus brachialis mempengaruhi bagian tangan.
c. Pleksus Jumbo sakralis
yang mempengaruhi bagian pinggul dan kaki.

2. Saraf Otonom

Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion.

Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek, sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yang panjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu.

Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis). Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan “nervus vagus” bersama cabang-cabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung.

Tabel Fungsi Saraf Otonom

Parasimpatik
Simpatik
  • mengecilkan pupil
  • menstimulasi aliran ludah
  • memperlambat denyut jantung
  • membesarkan bronkus
  • menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan
  • mengerutkan kantung kemih
  • memperbesar pupil
  • menghambat aliran ludah
  • mempercepat denyut jantung
  • mengecilkan bronkus
  • menghambat sekresi kelenjar pencernaan
  • menghambat kontraksi kandung kemih


Prediksi UASBN

buku uasbn 0910

ni aku beli makan waktu d pantai pasir putih situbondo, hihihihi.. tu kacang da lubange se…tapi sambelnya… huuuuu… wuenak banget… mana tu makannya ada di pinggir pantai… coba ma si onyet ndundul pacul pasti lebih marem wekekekekekekekek….

nah… kalo ini lagi istirahat di pinggir pantai… maklum aja pantat dah kokat-kotak… hihihihi…

lha waktu di sini aku ma temen2 liat orang nyari ikan. tu banyak ikannya lo ternyata…

kalo ini, aku lagi berpose di hutan perbatasan Situbondo – Banyuwangi (hutan baluran). ni hutan tempat konservasi banteng, di sana juga banyak onyet, kalo rusa ada se cuma sedikit… jadi inget ma onyet hihihihi….

tu sunset waktu aku tiba di kota kelahiranku… tu pantai BOOM Banyuwangi. wehh… indah bangt Subhanallah…

cuma ada yang ga nyaman se, lha kayae aku tu baru beberapa minggu aja ga kesana tapi kok perubahannya luar biasa gitu ya…  tu pantai mo d biqn tempat sandar kapal-kapal besar gitu, bayangin aja gimana kotornya kalo tu dah jadi, pasti deh sampah-sampah bakalan berserakan di sepanjang bibir pantai.. fuuugh… mang ga mesti gitu se, tapi ni dah banyak buktinya kok… haaahh….

kalo ini gaya apaan yah… wekekekekek… tu ustad eko, dia tu IT and Guru luar biasa di sekolahku.

ni photo tak ambil pas dia lengah gitu… huahahahaha… lha gimana ga… dia tu orangnya paling ga mau kalo di poto, ni moment seribu satu… hihihihiihihi… kaya’ cerita aja… 1001 malam… weekekekekekek…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.